Register       Sign In
KADIN DKI Jakarta - Logo KADIN DKI Jakarta
Columns Info All Columns All Columns Domestic Columns Domestic Columns Foreign Columns Foreign Columns
Created: 16 Aug 2010 10:28:56 Rated: Viewed: 2315 time(s)

Peritel diduga jadi pemicu kenaikan harga

Nurudin Abdullah-Bisnis Indonesia

JAKARTA: Kadin Jaya menilai kenaikan harga barang kebutuhan pokok sepanjang bulan puasa hingga mendekati Lebaran karena perilaku peritel dan pemasok yang mencari keuntungan besar pada saat permintaan pasar meningkat.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jakarta (Kadin Jaya) Eddy Kuntadi mengatakan peritel dan pemasok itu cenderung melihat kesempatan menyambut Lebaran atau Tahun Baru sebagai kesempatan untuk mencari keuntungan lebih.

"Sikap mental mereka itu untuk melihat momen Lebaran atau tahun baru yang dianggap sebagai waktu untuk mencari keuntungan lebih atau saatnya panen harus dihilangkan," katanya kepada Bisnis di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan sikap mental pengusaha ritel dan pemasok yang cenderung memanfaatkan momentum Lebaran untuk mencari keuntungan lebih itu merupakan persoalan serius yang harus dihadapi oleh pemerintah.

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah perlu menjamin ketersediaan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar sehingga harganya dapat stabil pada angka yang tidak memberatkan warga.

Menurut Eddy, kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang terjadi sepanjang bulan puasa dan menjelang Lebaran itu terkait erat dengan bagaimana kondisi persediaan dan kebutuhan komoditas tersebut di pasar.

"Kenaikan harga tersebut terkait dengan hukum supply and demand, jika stoknya banyak untuk memenuhi permintaan pasar maka harga akan menjadi stabil," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan pihaknya berusaha mematok kenaikan harga bahan kebutuhan pokok sepanjang Ramadan 2010 sebesar 5% hingga 10% untuk meringankan beban masyarakat saat berbelanja kebutuhan berpuasa.

"Pokoknya kami atur supaya stoknya banyak menjelang Lebaran. Kalau stoknya banyak harga bisa dikendalikan," katanya. (Bisnis, 12 Agustus).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan DKI Reynalda Madjid mengatakan faktor cuaca dan psikologi konsumen diperkirakan menjadi pemicu kenaikan harga bahan kebutuhan pokok di Ibu Kota.

"Selain itu, faktor distribusi dan transportasi juga diperhitungkan sehingga kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan mencapai sekitar 5% hingga 10%," katanya.

Pasar murah

Menurut Eddy, dalam waktu dekat ini Kadin Jaya akan menggelar pasar murah barang kebutuhan pokok di lima wilayah kota Jakarta dengan menawarkan harga bersubsidi sehingga dapat dibeli oleh warga yang kurang mampu dengan harga jauh lebih murah dari harga pasar.

Pasar murah Kadin Jaya diharapkan dapat meringankan beban warga yang merasakan beratnya menghadapi lonjakan harga pada sebagian bahan pokok sepanjang Ramadan dan menjelang Lebaran.

Rate this Columns:
Comments
Leave Your Comment
KADIN Provinsi DKI Jakarta (Jakarta Chambers of Commerce & Industry) © 2009
Jl. Majapahit No. 18 - 22, Jakarta 10610, Indonesia | Phone: 62-21-3808091, 3844533 | Fax: 62-21-3844549
Website: www.kadinjakarta.or.id | Email: sekretariat@kadinjakarta.or.id or kadinjkt@indosat.net.id