Register       Sign In
KADIN DKI Jakarta - Logo KADIN DKI Jakarta
Columns Info All Columns All Columns Domestic Columns Domestic Columns Foreign Columns Foreign Columns
Created: 09 Aug 2010 16:51:22 Rated: Viewed: 2342 time(s)

Stok beras cukup untuk 10 hari

Nurudin Abdullah-Bisnis Indonesia

JAKARTA: PT Food Station Tjipinang Jaya, badan usaha milik daerah (BUMD) yang mengelola pasar induk beras Cipinang, menjamin pasokan beras menjelang Ramadan mencukupi dengan stok mencapai 30.000 ton.

Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Sjamsul Hilataha mengatakan stok itu cukup untuk memenuhi kebutuhan beras warga DKI Jakarta selama 10 hari ke depan dengan jumlah rata-rata konsumsi sebanyak 3.000 ton per hari.

"Tidak ada alasan bagi pedagang di pasar untuk menaikkan harga karena stok cukup," katanya kemarin.

Menurut dia, kebutuhan beras di Jakarta sebesar 3.000 ton per hari mengacu jumlah penduduk Ibu Kota sebanyak 10 juta jiwa dikalikan volume beras yang dikonsumsi warga sekitar 0,3 kilogram per orang per hari.

Selama ini, dia memaparkan pasar induk menerima pasokan beras mencapai 3.000 ton per hari dari daerah untuk memenuhi kebutuhan pasar di Jakarta, daerah sekitarnya dan luar Pulau Jawa.

Dengan kondisi itu, Sjamsul menjelaskan harga beras diproyeksikan tetap stabil kendati ada kemungkinan terjadi lanjakan harga beras dengan batas toleransi di tingkat pedagang sebesar Rp50 per kilogram-Rp100 per kilogram dari harga yang ditetapkan.

Sampai dengan saat ini, lanjut dia, pasar induk menetapkan harga beras untuk jenis IR-64 (I) sebesar Rp6.750 per kilogram, IR-64 (II) seharga Rp6.250 per kilogram dan beras IR-64 (III) dengan harga Rp5.700 per kilogram.

Sjamsul juga menjelaskan pemasukan dan pengeluaran beras di pasar induk beras Cipinang pada awal bulan ini mencapai 26.928 ton untuk stok awalnya sedangkan pemasukan beras dari daerah produsen pada 5 Agustus lalu sebanyak 2.646 ton.

"Adapun, pengeluaran untuk kebutuhan Jakarta, daerah sekitar dan luar pulau Jawa mencapai 2.829 ton sehingga total stok akhirnya per 5 Agustus 2010 sebanyak 26.745 ton," ujar Sjamsul.

Sementara itu, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Jakarta (Kadin Jaya) Nasfi Burhan meminta Pemprov DKI berupaya mengendalikan harga beras di pasaran mengingat persedian beras di pasar induk lebih dari cukup.

"Ketika pasokan beras di gudang pasar induk cukup untuk memenuhi kebutuhan Jakarta itu seharusnya tidak terjadi kenaikan harganya," kata Nasfi.

Rate this Columns:
Comments
Leave Your Comment
KADIN Provinsi DKI Jakarta (Jakarta Chambers of Commerce & Industry) © 2009
Jl. Majapahit No. 18 - 22, Jakarta 10610, Indonesia | Phone: 62-21-3808091, 3844533 | Fax: 62-21-3844549
Website: www.kadinjakarta.or.id | Email: sekretariat@kadinjakarta.or.id or kadinjkt@indosat.net.id